![]() |
Pelatih Red Sparks, Ko Hee-jin dan Megawati Hangestri. Foto/Red Sparks/KOVO |
POSSINDO.COM, Olahraga - Pelatih Red Sparks Ko Hee Jin
bersyukur hingga menangis meski Megawati Hangestri Pertiwi cs kalah dari Pink
Spiders di game kedua final Liga Voli Korea, Rabu (2/4).
Bertanding di Incheon Samsan World Gymnasium, Red Sparks
harus menelan kekalahan 2-3 dari Pink Spiders (25-23, 25-18, 22-25, 12-25,
12-15).
Red Sparks sejatinya sempat berada di atas angin setelah
unggul di dua set awal dengan skor 25-23 25-18. Sayang, Megawati dkk gagal
mempertahankan keunggulan setelah kalah di tiga set terakhir.
Megawati sebenarnya tampil moncer pada laga kedua final Liga
Voli Korea di Incheon. Bintang voli Indonesia tersebut berhasil menjadi top
skor di laga ini dengan mencetak 25 poin.
Vanja Bukilic yang baru pulih dari cedera pun sukses
mendulang 22 poin setelah berjuang habis-habisan di lapangan. Hanya saja
perjuangan keras Bukilic-Megawati belum dapat membawa Red Sparks menang di laga
kedua.
Ko Hee Jin berterima kasih kepada seluruh pemain yang telah
berjuang keras meski harus melawan cedera.
"Kalah di pertandingan kedua menjadi situasi yang sulit
dan berat. Namun, para pemain yang terus berjuang meski melawan sakit, pantas
mendapatkan applaus," kata Ko Hee Jin dikutip News1.
"Rasa sakit itu pasti tak tertahankan. Tetapi melihat
mereka bermain dan mampu melewati rasa sakit itu telah membuat saya menangis,"
ujar Ko Hee Jin menambahkan.
Ko Hee Jin juga tak segan melayangkan pujian kepada tim
lawan, terutama untuk Kim Yeon Koung Si Ratu Voli Korea.
"Penampilan Kim Yeon Koung hari ini sungguh luar biasa.
Dalam tiga tahun saya sebagai pelatih bola voli putri, hari ini adalah yang
terbaik."
Hasil ini membuat Red Sparks tertinggal 02 di final Liga
Voli Korea dari dua game yang dilakoni. Sebelumnya Red Sparks juga kalah 0-3
pada laga pertama yang berlangsung di Incheon pada Senin (31/3).
Sumber : cnnindonesia.com