Tips Menjaga Kesehatan Usai Berpuasa Selama Ramadhan

lustrasi menyantap menu Lebaran. Foto/Shutterstock/Odua Images

 

POSSINDO.COM, Ragam - Selama Ramadhan tubuh terbiasa tidak makan dari sahur hingga maghrib, setelah puasa Ramadhan pola makan akan kembali ke rutinitas harian.

Dokter spesialis penyakit dalam, dr. Harun Hudari, Sp.PD, K-PTI, FINASIM mengatakan bahwa perubahan pola makan ini bisa berdampak pada kesheatan jangka pendek maupun jangka panjang.

"Risiko penyakit juga dapat meningkat akibat konsumsi makanan berlebihan, terutama setelah Ramadan," kata Harun seperti yang dilansir Kompas.com dari Antara pada Sabtu (29/3/2025).

Ia mengatakan bahwa perubahan jam makan membuat tubuh membutuhkan penyesuaian kembali.

Sehingga, menurutnya, kita perlu melakukan persiapan dan pemantauan kondisi kesehatan secara berkala.

"Ada hal-hal yang harus kita siapkan dari sekarang. Jangan sampai setelah puasa, kita justru mengalami gangguan kesehatan yang sebelumnya tidak muncul selama berpuasa," ujarnya.

Berikut dokter yang berpraktik di Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Muhammad Hoesin Palembang ini memberikan beberapa tips untuk menjaga kesehatan setelah puasa Ramadhan.

  • Waspada "balas dendam" makan setelah Lebaran

Harun mengingatkan bahwa momen Lebaran sering kali identik dengan makanan lezat dan konsumsi berlebih, yang kerap disebut sebagai "balas dendam" setelah sebulan berpuasa.

Selama puasa, pola makan terbatas. Begitu Lebaran, banyak orang seketika mengonsumsi makanan dalam jumlah berlebihan, melebihi kebutuhan harian.

Menurutnya, saat Lebaran, orang-orang cenderung makan makanan yang berlemak, tinggi kolesterol, terlalu asin, atau bersantan, serta tinggi kalori.

Bila dikonsumsi secara berlebihan, ini bisa memicu berbagai masalah kesehatan, seperti hipertensi, kolesterol tinggi, asam urat, hingga peningkatan kadar gula darah, terutama bagi penderita diabetes.

·         Menerapkan pola makan bergizi seimbang

Harun mengingatkan untuk tidak meningkatkan risiko penyakit setelah puasa Ramadhan, terutama di masa libur Lebaran.

·         Meningkatkan aktivitas fisik dan cukup istirahat

Selain menjaga pola makan sehat, Harun juga menganjurkan untuk meningkatkan aktivitas fisik setelah puasa Ramadhan.

Aktivitas fisik yang disarankan bisa dari yang ringan, seperti jalan kaki, yoga, dan stretching ringan setiap pagi saat bangun tidur selama 5-10 menit.

·         Kembali ke pola hidup sehat, termasuk puasa sunnah

Harun menekankan pentingnya detoksifikasi atau kembali ke pola hidup sehat setelah puasa Ramadan.

"Kurangi makanan olahan dan perbanyak makanan alami, seperti sayuran dan buah segar," sarannya.

·         Sarapan dan makan siang seimbang

Lebih lanjut, Harun menjelaskan pentingnya menjaga pola makan tiga kali sepanjang hari.

"Idealnya sarapan mengandung makanan pokok, sayur, dan buah. Makan siang juga tetap harus seimbang, ada karbohidrat, protein, dan sayur," ujarnya

Sumber : kompas.com


Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama

نموذج الاتصال